SEANDAINYA SAYA ITACHI…

Meski sudah beberapa waktu silam serial manga/anime Naruto tamat dan dilanjutkan dengan serial baru Boruto ( generasi penerus dari Naruto), manga/anime ini masih cukup menarik untuk dibahas.

Sebagai penggemar anime jepang dan manga, serial Naruto punya keunikan yang membuatnya punya nilai lebih daripada manga-manga lainnya. Mulai dari segi cerita yang menonjolkan perjuangan Naruto mulai dari kecil dengan kemampuan yang biasa hingga bisa menjadi hokage dan pahlawan dalam perang shinobi, kemudian karakter-karakter dalam Naruto pun juga sangat pakem mencirikan kekuatan dan kepribadiannya masing-masing.

Dari sekian banyak karakter favorit saya dalam serial Naruto, yang paling saya suka adalah Itachi. Itachi ini karakter yang complicated banget. Di awal kemunculannya dengan bentuk siluet dalam memori Sasuke, kesan pertama saya karakter Itachi ini orang yg dingin, tepatnya seorang pembunuh berdarah dingin. Kesan saya terhadap Itachi sebagai pembunuh berdarah dingin semakin kuat saat munculnya karakter semacam Orochimaru di tes chuunin, yang digambarkan sebagai orang yang berambisi atas kekuasaan, kehidupan abadi, dan berbagai kegilaan yang tega dilakukan demi ambisi pribadinya, bahkan desa yang pernah menjadi tempat tinggal dan gurunya sendiri dilenyapkan.

Itachi muncul pertama kali di konoha ketika hokage ketiga sudah mangkat. Dia sempat berseteru dengan jounin-jounin konoha, termasuk Kakashi dan juga Jiraiya yang merupakan salah satu sannin legendaris. Tujuannya ketika itu adalah Naruto karena di dalam Naruto ada kekuatan Kyuubi yang sangat besar. Saat itu juga Itachi dengan mata dinginnya tega melumpuhkan Sasuke, adik kandungnya sendiri tanpa ampun. Namun akhirnya usaha Itachi dan partnernya Kisame gagal total berkat Jiraiya.

Sampai di sini, Itachi berhasil tetap mempertahankan label perannya sebagai villain yang sangat kejam, dingin, dan ngak berperikemanusiaan. Saya sendiri pun beranggapan kelak Itachi akan menjadi super villain di serial Naruto karena punya kekuatan yang super hebat dan super kejam.

Memasuki serial Naruto Shippuden, sosok misterius Itachi semakin terkuak. Pada serial shippuden, cerita sudah mulai berfokus pada organisasi kriminal tempat Itachi bersemayam, yaitu Organisasi Akatsuki. Peran Itachi pun semakin besar dalam serial ini hingga puncak pertarungan antara dirinya dengan Sasuke.

Sedikit demi sedikit, sifat asli itachi dikupas. Cerita flashback tentang Itachi membuat saya bimbang dengan kesan awal soal Itachi sebagai pembunuh berdarah dingin. Itachi diceritakan sebagai kakak yang sangat menyayangi adiknya dan setia kepada desanya. Lantas bagaimana bisa orang seperti itu tiba-tiba menjadi sangat dingin terhadap adiknya dan mengkhianati desanya dengan bergabung bersama Akatsuki??
Ada apa gerangan???

Semuanya akhirnya terjawab saat pria bertopeng yang mengaku sebagai Madara (aslinya adalah Obito) mengungkap kejadian sebenarnya yang menimpa Itachi kepada Sasuke. Meski awalnya saya tidak begitu percaya karena cerita itu dari mulut seorang penjahat yang juga satu anggota dengan Itachi di Akatsuki.

Itachi adalah seorang shinobi yang jenius. Sewaktu masih kecil, dia sudah menjadi anggota ANBU, militer elit konoha. Bukan hanya kemampuan bertarungnya yang hebat, tetapi Itachi juga punya pemikiran yang sangat dewasa dibanding anak-anak seusianya waktu itu. Dari situ, kemudian saya berkesimpulan Itachi adalah seorang sosok pemikir. Di usia yang masih sangat kecil, dia sudah memikirkan bagaimana nasib penduduk desanya jika perang tidak berhenti, mendambakan kedamaian, dan pemikiran-pemikiran yg tidak lazim untuk anak seusianya.

Berbagai macam tugas berat sudah dilalui Itachi. Fisik dan mentalnya dalam medan perang sudah teruji meski usianya masih tergolong muda. Namun sampai suatu ketika Itachi harus berhadapan dengan sebuah keputusan atas pilihan yang sangat sulit dalam hidupnya.

Pilihan itu adalah melindungi desanya atau ikut makar bersama klannya. Itachi adalah salah seorang kepercayaan dari hokage waktu itu. Kabar adanya pemberontakan dari klan uchiha itu juga diperoleh dari Itachi sendiri. Satu sisi, Itachi adalah warga desa konoha sekaligus shinobi yang pny kewajiban untuk melindungi desanya. Sisi lain, klan uchiha adalah klannya yang di mana ada keluarganya seperti ayah, ibu, dan adiknya. Dan lagi yang membuat semakin berat pilihannya adalah dalang dari pemberontakan itu ayah Itachi sendiri.

Beban mental yang dipikul Itachi sangat berat. Dia harus membuat pilihan untuk membiarkan desa konoha diserbu para pemberontak dengan ikut bersama klan uchiha ataukah terpaksa harus melakukan pembantaian secara diam-diam terhadap klan uchiha agar pemberontakan tidak sampai terjadi yang dampaknya bisa lebih parah dengan banyak memakan korban jiwa jika dibiarkan, akan tetapi dia harus berhadapan dan bahkan membunuh orang tuanya sendiri.

Lewat cara diplomasi sudah tidak mungkin untuk dilakukan karena klan uchiha sudah tetap dengan pendiriannya untuk menghancurkan konoha yang ada waktu itu dan berencana membentuk desa sendiri. Hokage ketiga menginginkan jalan damai tapi itu sudah hal yang mustahil dilakukan. Petinggi konoha lainnya, Danzo yang akhirnya mengutus Itachi untuk menjalankan tugas berat tersebut. Meskipun Danzo tidak memaksa karena pilihan akhir tetap berada di tangan Itachi sendiri.

Itachi pun kemudian memutuskan utk mengakhiri pemberontakan klan uchiha.
Operasi pembantaian klan uchiha dilakukanny saat sebelum Sasuke pulang dari akademi. Saat Sasuke tiba, yang ditemukan adalah pemandangan yang sangat mengerikan, darah di mana-mana dan mayat para penduduk klan uchiha bertebaran. Sesampai di rumah, Sasuke menemukan mayat orang tuanya yang sudah tergeletak tak berdaya. Selang beberapa saat kemudian, muncul Itachi di depan Sasuke.
Sasuke pun segera minta tolong kepada kakaknya, tapi Itachi justru dengan jutsunya memperlihatkan detik demi detik pembantaian yang dia lakukan terhadap klan uchiha termasuk ketika dia membunuh orang tua mereka.

“Tidak ada gunanya membunuhmu sekarang … adikku yang bodoh … Jika kau ingin membunuhku … mengutukku! Benci aku! Dan tetap hidup, teruslaah berlari … Lari … lari … dan berpegang teguh dalam kehidupan menyedihkan.”

Itu kata-kata Itachi pada Sasuke sesudah memperlihatkan perbuatan yang sudah dia lakukan pada klan uchiha.

Dia ingin Sasuke membencinya dan itu dilakukan karena Itachi sangat mencintai adiknya. Sebelum operasi pembantaian tersebut, Itachi sudah membuat kesepakatan dengan Danzo agar adiknya dibiarkan hidup, dan dengan kebencian Sasuke terhadap dirinya maka diharapkan tidak ada lagi benih-benih klan uchiha nantinya untuk memberontak desa konoha.

Itachi kemudian menjadi ninja pelarian, dia meninggalkan desa konoha, desa yang sangat dicintainya dengan mendapat cap sebagai penjahat yang sudah membantai klannya sendiri. Dia sudah memutuskan sebuah pilihan dan inilah konsekuensi yang harus diterimanya.

Itachi merupakan ikon dari pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Dia menyelamatkan satu desa dengan mengorbankan klan dan nama baiknya sendiri. Bahkan sampai ketika dia dihidupkan kembali lewat edo tensei, dia berhasil menggagalkan Kabuto dalam perang shinobi keempat, meskipun tidak ada seorang pun yg tau bahwa Itachi yang telah berjasa terkecuali Naruto dan Killer bee.

Demikianlah sepenggal kisah singkat pahlawan tak ternama. Dia tidak memiliki gelar pahlawan yang tersemat pada dirinya, yang ada malah hanya cap penjahat untuk dirinya.

Dalam hidup ini, ada kalanya seseorang akan berhadapan dengan berbagai pilihan sulit. Ketika harus memilih mana yang lebih penting, mana yang harus didahulukan, mana yang harus diselamatkan dulu, dan banyak lagi pilihan sulit lainnya.

Ketika ditanya, siapa yang paling penting dalam hidupmu?
Orang tua? Teman? Anak? Suami? Istri? Saudarakah?
Sebagian mungkin akan sulit menjawab dan sebagiannya lagi mungkin masih dapat dengan mudah mengatakannya. Akan tetapi jika harus menentukan pilihan ini dalam situasi sulit yg sebenarnya, tidak seorang pun lagi akan dengan gampangnya membuat keputusan tsb.

Setiap keputusan punya akibatnya sendiri. Bisa saja tidak ada pilihan terbaik di antara semua pilihan itu. Yang dipilih bukan berarti lebih baik daripada yang tidak dipilih. Tapi pilihan tetap harus diputuskan dan hasil keputusan itu yang akan membuat seseorang menjadi seperti apa nantinya.

Kembali ke judul…
Seandainya saya Itachi, apa yang akan saya lakukan jika berhadapan dengan pilihan sulit seperti itu?